Beri ruang untuk mata
Tulisan dengan ukuran cukup besar membuat pengguna tidak perlu mendekatkan wajah pada perangkat. Jarak antarbaris juga sebaiknya tidak terlalu rapat supaya perpindahan ke baris berikutnya terasa alami.
Lebar kolom perlu dijaga pada layar besar. Baris yang membentang sepanjang monitor cenderung membuat pembaca sulit menemukan awal kalimat berikutnya.
Pilih mode yang sesuai
Latar cerah dengan teks gelap cocok untuk banyak kondisi, tetapi tingkat terang layar tetap bergantung pada ruangan. Atur kecerahan agar tidak menyilaukan ketika membaca pada malam hari.
Hindari mengandalkan warna saja untuk menyampaikan status penting. Tautan bisa diperjelas lewat garis bawah atau penempatan sehingga tetap dikenali oleh pengguna dengan persepsi warna berbeda.
Berhenti pada batas yang wajar
Membaca terus-menerus tanpa jeda dapat membuat informasi terasa melelahkan. Cobalah berhenti sesaat setelah beberapa bagian, alihkan pandangan ke objek jauh, lalu lanjutkan bila masih ingin membaca.
Tidak semua artikel perlu diselesaikan dalam satu kunjungan. Penanda halaman pada peramban membantu kembali ke bacaan tanpa memaksakan durasi penggunaan.
Periksa kembali susunan teks
Subjudul informatif dan daftar singkat membuat naskah dapat dipindai. Penggunaan huruf kapital sepanjang paragraf justru mengurangi kenyamanan karena bentuk kata lebih sulit dibedakan.
Halaman yang nyaman dibaca tidak harus tampak kosong atau kaku. Ilustrasi tetap boleh hadir selama memberikan jeda yang relevan dan tidak memotong alur informasi.
Tulisan yang nyaman dibaca memerlukan ritme, ruang, dan kontras yang seimbang. Pembaca juga punya kendali untuk mengubah ukuran layar, menyesuaikan kecerahan, dan memberi jeda saat diperlukan.